Showing posts with label serba-serbi. Show all posts
Showing posts with label serba-serbi. Show all posts

tips memilih ikan

    Pada saat membeli ikan untuk dimasak kita perlu mencermati kondisi ikan dengan seksama.Baik ikan segar maupun ikan asin, semua mempunyai kriteria tertentu sebagai pedoman bahwa ikan tersebut tidak busuk dan layak dikonsumsi. Pada ikan terdapat bakteri patogen dan nonpatogen. Bakteri patogen yang ada pada ikan biasanya salmonella sp dan vibrioparahaemolitycus. Bakteri ini bila masuk dalam tubuh kita dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan dan gejala yang ditimbulkan adalah mulas, sering buang air besar. Sedangkan bakteri nonpotagen adalah bakteri yang menyebabkan kebusukan pada ikan. Bakteri tersebut adalah pseudomonas sp, Acromobacter sp, dan Shewanella. Biasanya ikan yang bususk menimbulkan gatal-gatal karena protein ikan telah terurai menghasilkan histamin. Pada ikan tuna, tongkol, kakap, dan sarden biasanya histamin terdapat secara alami dalam tubuhnya, dikarenakan ikan-ikan tersebut memakan plankton yang mengandung scrombotoxin. Toksin ini bila dikonsumsi akan menimbulkan pusing, mual, muntah atau diare.


     Nah, untuk menghindari reaksi negatif dari ikan yang busuk maka hal-hal berikut perhatikan dengan seksama.

Saat membeli
  •  Ikan yang segar memiliki tanda-tanda berikut : insangnya berwarna merah, tekstur dagingnya kenyal dan elastis (bila ditekan kembali kebentuk semula), sisik tak mudah lepas dan mengkilat,  tidak berbau amis atau busuk. Pada ikan filled (potongan) beku atau segar, pilihlah yang dagingnya berwarna cerah, teksturnya kenyal dengan aroma segar khas ikan.
  • Ikan pindang yang segar biasanya memiliki tekstur yang kenyal, tidak mudah buyar. Jika pada saat dimasak ikan menimbulkan aroma busuk atau seperti ikan asin maka hal tersebut menndakan bahwa ikan tersebut tidak segar. Bila dimakan kadang menimbulkan gatal drongga mulut.
  • Untuk ikan asin pilihlah yang kering, bebas dari kotoran selain garam, dan tidak berulat.
Saat mengolah
  •  Untuk ikan segar, cuci bersih ikan dengan air mengalir. jangan lupa bersihkan sisik dan buang isi perutnya. Setelah dipotong-potong, segera ikan dimasak. Untuk menghambat perkembangan mikroba pada ikan maka taburi ikan dengan garam, tambahkan larutan cuka atau perasan jeruk.
  • Cucilah ikan asin sebelum diolah karena pada umumnya pengolahan ikan asin belum memperhatikan unsur higenis dan sanitasi yang baik.
  • Suhu pemanasan ikan yang minimun adalah 77C
Saat menyimpan
  • Sebelum menyimpan ikan segar, buang isi perutnya, cuci bersih, tiriskan kemudian baru disimpan.
  • Tempatkan ikan dalam frezer dengan wadah plastik tertutup.
  • Untu ikan asin, jemur kembali selama 1 hari untuk mengindari tumbunya jamur dan kapang. Simpanlah dalam wadah tertutup dan letakkan dalam suhu kamar maupun di dalam lemari es. 

cara berkendara yang aman

  
  Aman dalam berkendara merupakan dambaan semua orang. Dalam mengendarai kendaraan baik mobil maupun sepeda motor kita menginginkan selamat dalam perjalanan dan cepat sampai di tempat tujuan dengan selamat. Karena jalan raya bukan hanya kita saja yang menggunakan dan jumlah kendaraan  di jalan raya semakin lama semakin banyak, maka kita dituntut untuk selalu waspada dalam berkendara. Mengutamakan selamat adalah semboyan yang tepat untuk selalu kita ingat agar kita selalu disiplin di jalan raya dan menjaga keselamatan karena orang-orang yang menyayangi kita telah menunggu kita di rumah.
     Adapun berapa tips yang perlu diperhatikan dalam menjaga keamanan dalam berkendendara antara lain :
  • Pastikan safety terpasang dengan tepat. Jika memakai motor maka jangan lupa gunakan helm berstandar, jaket dan sarung tangan. Dan jika menggunakan kendaraan roda empat, jangan lupa pasang sabuk pengaman sampai berbunyi "klik".
  • Bawa kelengkapan kendaraan bermotor seperti STNK dan SIM agar sewaktu-waktu ada operasi atau pemeriksaan sudah siap dan tidak gugup sehingga tidak melakukan hal-hal yang berbahaya.
  • Mematuhi rambu lalu lintas, salah satunyaadalah tidak menerobos trafict lamp.
  • Konsntrasi, pandangan lurus ke depan memperhatikan jalan yang hendak kita lewati, apakah ada lubang yang perlu dihindari atau ada pengendara lain yang memotong jalan.
  • Tidak menyalip jika pandangan tidak jelas dan lebih baik mengalah demi keselamatan.
  • Istirahat jika mengantuk, dengan berhenti beberapa menit dan tidur sebentar akan membuat badan lebih fres lagi.
  • Tidak menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Ingatlah, lebih baik terlambat daripada tidak selamat dan pelan-pelan asal sampai tujuan.
     Semoga poin-poin diatas bermanfaat bagi kita semua karena banyaknya volume kendaraan di jalan raya menuntut kita untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati. Kecelakaan bisa dihindari jika kita mau berusaha menghindarinya karena selain dapat merugikan diri kita secara pribadi juga merugikan orang lain.